Rabu, 08 April 2015

Honey, Aku di Puncak Dieng

Honey, aku di puncak dieng adalah salah satu judul photo yang kita ambil pada saat Wonosobo Migrant Week Project 2015. Acara ini berlangsung dari tanggal 8 maret 2015 dan berahir tanggal 13 maret 2015.
ini adalah tahun kedua Li pho Chun United World College of Hongkong mengunjungi Kampung Buruh Migran Wonosobo.  Pada tahun 2014 yang lalu mereka membawa perwakilan dari 11 negara. dan pada Tahun 2015 ini ada perwakilan dari 20 negara yang bisa berkolaborasi dan bisa menikmati indahnya pemandangan wonosobo.

Photo di atas di ambil saat kami mengantar anak anak muda berprestasi ini menikmati indahnya Dataran Tinggi dieng, tepatnya di atas kawah si kidang.

Wonosobo Migrant Week Project 2015, adalah kolaborasi antara SBMI DPC Wonosobo dan Li pho Chun United World College of Hongkong dalam mengupas dan menggali lebih dalam permasalahan permasalahan buruh migran yang ada di indonesia Khususnya wonosobo. Mereka belajar dari kita, dan kita juga belajar dari mereka. di Hongkong para anak muda ini sering ketemu dan membikin kegiatan bersama dengan para tenaga kerja indonesia yang ada di sana. mereka sering mendengar banyaknya masalah yang menimpa para tenaga kerja kita.

Selain Belajar dengan anak anak TKI di kampung Buruh Migran. acara ini juga mengikutsertakan calon tenaga kerja yang sudah di penampungan PJTI wonosobo. para CTKI ini di berikan pembekalan tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang yang di sampaikan oleh Shafia IOM jakarta.
materi itu di berikan dengan harapan para CTKI ini bisa terhindar dari kejahatan perdagangan orang.
sementara teman teman yang dari  Li Po Chun menyampaikan materi managemen keuangan.
dan Dari SBMI Wonosobo menyampaikan materi pentingnya berorganisasi yang di fasilitasi oleh Maizidah Salas.

Semoga Kegiatan semacam ini akan terus ada. agar cita cita mewujudkan buruh migran yang sejahtera, berdaya, berkarya dan bermartabat dapat segera kita capai.

Terima Kasih teman teman dari Guatemala, Norway, Garowe, PRC ,Timor Leste, Netherland, Bangladesh, Prancis, Hongkong, Canada, Filipina, Elsavador, Malaysia, Findlandia, Turkey, Maxico, Serbia, USA, UK,  kita tunggu kehadiranya di tahun 2016, dan saat itu akan kami persembahkan kepada kalian hal hal yang paling cantik dari wonosobo.

Red.


Jumat, 27 Maret 2015

Sosialisasi HIV/ AIDS

Tanggal 17 Februari 2015 bertempat di gedung PKD ( Pos kesehatan desa ) Tracap kaliwiro Wonosobo.
Serikat buruh Migran Indonesia DPC wonosobo Bekerja sama dengan dinas Kesehatan wonosobo mengadakan
sosialisasi HIV/ AIDS. acara ini di ikuti oleh pengurus dan seratusan orang anggota sbmi dpc wonosobo.
sosialisasi ini diadakan dalam rangka mencegah dan menanggulangi penyebaran dan penularan HIV/ AIDS.

" HIV/AIDS bisa menular pada siapa saja, dari bayi sampai kakek ataupun nenek nenek . tapi penyakit ini bisa di cegah
jika kita mengetahui cara bagai mana mencegahnya. apa itu AIDS dan bagaimana mencegahnya harus kita sosialisasikan ke masyarakat umum, dengan harapan lewat sosialisasi ini kita bisa terhindar dari penyakit HIV/AIDS " Bidan desa Tracap Ibu Sri Sumarsih memberikan Keterangan.

Informasi dasar tentang IMS ( Infeksi Menular Sexsual ) harus di sosialisasikan pada mayarakat.
pengurus dan anggota sbmi wonosobo ini melakukan VCT (  Voluntary Counseling and Testing  ) adalah tes HIV yang dilakukan secara sukarela. Karena pada prinsipnya tes HIV tidak boleh dilakukan dengan paksaan atau tanpa sepengetahuan orang yang bersangkutan. hasil dari tes ini akan di beritahukan secara rahasia kepada yang bersangkutan. Maizidah salas ( Ketua SBMI Wonosobo ) menegaskan.
Dia berharap semoga dengan tes dan sosialisasi ini masyarakat jadi tahu bahaya dan cara pencegahan HIV/AIDS .
jadi kita bisa melindungi keluarga kita dari penyebaran Penyakit HIV/AIDS, dan alhamdulillah dari hasil tes semua di nyatakan Negative.
Saras menutup Pembicaraan

Bagaimana HIV Menular :

1. Melalui Hubungan SEX tanpa menggunakan Kondom, sehingga memungkinkan cairan mani atau cairan Vagina masuk kedalam tubuh pasanganya.

2. Dari seorang Ibu hamil yang HIV positif kepada bayinya selama masa kehamilan, waktu persalinan dan/atau waktu menyusui.

3.Melalui transfusi darah/produk darah yang sudah tercemar HIV, pemakaian alat suntik yang sudah tercemar HIV, yang di pakai bersama tanpa di setirilkan,terutama terjadi pada pemakaian bersama alat suntik di kalangan pengguna narkoba suntik.

Bisa di Cegah Dengan :

1. Abstinence : Tidak berhubungan seks ( Selibat )
2. Be Faithful : Selalu setia pada pasangan
3. Condom     : Gunakan Kondom di setiap hubungan seks Beresiko
4. Drugs         : Jauhi Narkoba

Pengobatan HIV :


Pengobatan HIV dan AIDS pada dasarnya meliputi aspek Medis Klinis, Psikologis dan Aspek Sosial yang meliputi pengobatan supportive (dukungan), pencegahan dan pengobatan infeksi oportunistik dan pengobatan antiretroviral.

ARV merupakan singkatan dari Antiretroviral, yaitu obat yang dapat menghentikan reproduksi HIV didalam tubuh. Bila pengobatan tersebut bekerja secara efektif, maka kerusakan kekebalan tubuh dapat ditunda bertahun–tahun dan dalam rentang waktu yang cukup lama sehingga orang yang terinfeksi HIV dapat mencegah AIDS. Dengan semakin meningkatnya jumlah kasus infeksi HIV tersebut, ARV memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat sehat melalui strategi penanggulangan AIDS yang memadukan upaya pencegahan dengan upaya perawatan, dukungan serta pengobatan. 
 
Hingga saat ini, ARV masih merupakan cara paling efektif serta mampu menurunkan angka kematian dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup orang terinfeksi HIV sekaligus meningkatkan harapan masyarakat untuk hidup lebih sehat. Sehingga pada saat ini HIV dan AIDS telah diterima sebagai penyakit yang dapat dikendalikan seperti diabetes, asma atau darah tinggi dan tidak dianggap sebagai penyakit pembunuh yang menakutkan.
( Sumber : Komisi Penanggulan AIDS )

Red.
Dari seorang ibu hamil yang HIV positif kepada bayinya selama masa kehamilan, waktu persalinan dan/atau waktu menyusu - See more at: http://www.aidsindonesia.or.id/contents/37/78/Info-HIV-dan-AIDS#sthash.WGO4z73O.dpuf
Melalui hubungan seks tanpa menggunakan kondom sehingga memungkinkan cairan mani atau cairan vagina yang mengandung virus HIV masuk ke dalam tubuh pasangannya - See more at: http://www.aidsindonesia.or.id/contents/37/78/Info-HIV-dan-AIDS#sthash.WGO4z73O.dpuf
Bagaimana HIV bisa ditularkan kepada orang lain?
  • Melalui hubungan seks tanpa menggunakan kondom sehingga memungkinkan cairan mani atau cairan vagina yang mengandung virus HIV masuk ke dalam tubuh pasangannya
  • Dari seorang ibu hamil yang HIV positif kepada bayinya selama masa kehamilan, waktu persalinan dan/atau waktu menyusui.
  • Melalui transfusi darah/produk darah yang sudah tercemar HIV. Lewat pemakaian alat suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, terutama terjadi pada pemakaian bersama alat suntik di kalangan pengguna narkoba suntik (penasun).
- See more at: http://www.aidsindonesia.or.id/contents/37/78/Info-HIV-dan-AIDS#sthash.WGO4z73O.dpuf

















Kamis, 13 November 2014

Anugrah Terindah yang Pernah Kumiliki.

      PARAHITA EKAPRAYA (APE). merupakan Penghargaan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan yang diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai telah berhasil dan berkontribusi nyata dalam mendukung penerapan dan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG), Pemberdayaan Perempuan (PP), Perlindungan Anak (PA) serta upaya pemenuhan hak anak.
       Kampung Buruh Migran Wonosobo, pada tanggal 13 November 2014. mendapat kunjungan sekaligus mendapat penilaian dari tim penilai Parahita  Ekapraya. di pilihnya kampung ini untuk mewakili kabupaten wonosobo, karena kampung ini memiliki kegiatan kegiatan yang mengacu pada perlindungan perempuan dan anak.

 " Mencerdaskan dan memberdayakan kaum perempuan disini sudah di lakukan sejak lama, Menurut maizidah Salas yang Akrab di sapa saras ini. saras adalah Ketua SBMI Wonosobo yang sekaligus pendiri kampung buruh migran wonosobo.

  " Para perempuan yang rata rata mantan buruh migran disini selalu aktif dalam berbagai kegiatan. mereka punya forum diskusi yang jadwalnya tiap bulan. di sini para perempuanya memberdayakan diri dengan membuka SIMPIN ( simpan pinjam ) berawal dari iuran tiap bulan, Alhamdulillah sekarang sudah bertambah besar ". Saras Menambahkan, bahwa kelompok simpan pinjam ini sudah berkembang di 3 kecamatan. Berawal dari 1 kelompok sekarang sudah menjadi 31 kelompok Simpan pinjam di beberapa desa.

       SBMI Wonosobo lewat kegiatan kampung buruh migran juga menyediakan sekolah Gratis bagi anak anak usia dini. rata rata yang bersekolah disini adalah  anak dari keluarga buruh migran.
dari senin sampai jumat mereka bisa bermain dan belajar gratis di Paud ORI School.

      Kami mengucapkan terima kasih pada Pemda Wonosobo karena sudah mempercayakan ini, Walaupun masih menjadi nominasi, tapi ini adalah kebanggan tersendiri bagi kami. dapat atau tidak, kampung buruh migran ini akan tetap ada dan berjalan sesuai dengan apa yang kami cita citakan, Menegakan Harga diri dan berjuang Membangun negri. 

" Saya dedikasikan ini untuk perjuangan kaum perempuan, kaum marjinal, kawan kawan buruh migran, anak anak yang di tinggalkan orang tuanya keluar negri, dan Wonosobo ku tersayang ".  Saras Mengahiri pembicaraan.


Turut hadir : Bapak Kades Tracap, Bapak Camat Kaliwiro, PP Wonosobo, Tim Juri Parahita Ekapraya, Ketua SBMI Wonosobo, BP3AKB Prop Jateng, Guru Paud Ori School, Sekdes desa Tracap.



Red. 
      

Rabu, 29 Oktober 2014

Reaksi Gubernur Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo saat mengunjungi stand pameran kampung buruh migran wonosobo di Museum Lawang Sewu Semarang. beliau sangat meng Apresiasi terhadap yang di lakukan para mantan buruh migran. banyak produk produk yang di hasilkan dari tangan para mantan buruh migran ini. beliau berharap usaha yang di lakukan ini terus berkembang dan bisa meng Inspirasi teman teman yang lain untuk melakukan hal yang sama.
 Terus Berkarya Buruh Migran. Semarang, 13 - 15 September 2014.

Senin, 04 Agustus 2014

Hand to Hand

Idul Fitri adalah hari yang paling membahagiakan setelah 1 bulan lamanya berpuasa.
Tradisi silaturohmi saat lebaran masih terjaga dengan kuat dan hikmat di tempat kami.
Saat Iduf Fitri (1 syawal ) yang muda berbondong bondong menuju Kasepuhan untuk mengucapkan syukur, doa dan permohonan maaf kepada yang lebih tua, Kami menyebutnya dengan sungkeman.

Mohon Maaf Lahir Batin.

Idul Fitri 2014.






Jumat, 30 Mei 2014

Ceria Kami Sepanjang Hari

Melihat anak anak ceria dan bergembira itu sungguh sangat membahagiakan. 

Setiap tahun menjelang kelulusan anak anak Paud Ori School desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo selalu mengagendakan untuk berwisata bersama.

                                                             30 anak anak beserta orang tua mereka, pada tanggal 15-05-2014 rekreasi bersama di wahana wisata sumber alam Kutoarjo.  Dengan menyewa 1 bus rombongan ini berangkat pada pagi hari sekitar pukul 08.00 wib. membutuhkan waktu satu setengah jam untuk sampai  di tempat yang di tuju.sepanjang perjalanan riang gembira anak anak bernyanyi. Cuaca yang sangat cerah menambah keceriaan mereka. Bus melaju melewati jalan yang berkelok kelok, dikanan kiri pepohonan masih rimbun menghijau, malaikat malaikat kecil ini semakin kencang bernyanyi.

Sesampai di tempat tujuan  mereka langsung menyerbu arena permainan, ada ayunan, kereta, mandi bola  dan banyak mainan lagi tentunya. beberapa panitia juga sibuk mengurus pembayaran tiket bersama petugas loket. sedangkan anak anak sudah asyik bermain duluan.

" Ini sudah tahun ke 4 Paud Ori School mengadakan wisata bersama, kebersamaan ini selalu menjadi hal yang menyenangkan sebelum mereka lulus dan berpisah dengan kami."  Kata Ulfa yang merupakan salah satu pengajar di paud ini.

Paud Ori School Sebagian besar muridnya adalah anak anak buruh migran,  bahkan sebagian dari orang tua mereka masih aktif bekerja di luar negri.


Paud ini memang di dedikasikan untuk mencerdaskan anak anak buruh migran.

Ketua SBMI Wonosobo sekaligus pendiri Paud Ini  Maizidah salas (35),  Berharap dari paud ini akan tumbuh anak anak yang kreatif, cerdas dan mandiri.

Jumat, 14 Maret 2014

Menikmati Mie Ongklok Dan Ikan Bakar

Kampung Buruh Migran Wonosobo Menyajikan kuliner khas wonosobo yaitu mie ongklok. Campuran Mie dan kol yang di taburi kuah ebi hangat ini begitu terasa nikmat saat di santap sore hari sambil menikmati sate dan tempe kemul..
Beliau adalah Pak Sutar, ahli peracik kuliner mie ongklok di Kecamatan kaliwiro. bumbu racikannya
begitu sangat terasa.
Setiap tamu yang hadir di kampung Buruh Migran selalu Kami suguhkan Kuliner ini.



IKAN BAKAR SBP
Tak kalah juga Kuliner Nikmat yang satu ini.
Menikmati ikan bakar di atas kolam ikan adalah pengalaman yang luar biasa dari kuliner di tempat kami.